Menggalang Potensi Wisata Desa Sewu Kembang

Artikel

Menggalang Potensi Wisata Desa Sewu Kembang




Menggalang Potensi Wisata Desa Sewu Kembang

Objek wisata Tawangmangu di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, tak melulu soal air terjun. Kecamatan ini memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, terutama yang berhubungan dengan sektor pertanian.

Salah satu potensi tersebut ada di Desa Nglurah yang selama ini memang dikenal sebagai sentra tanaman hias. Tak ayal, desa ini mendapat julukan Desa Sewu Kembang atau dalam bahasa Indonesia, seribu bunga.

Letaknya yang berada di lereng Gunung Lawu menjadikan Desa Nglurah memiliki potensi serta keindahan alam yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Untuk mengoptimalkan potensi ini, tentunya dibutuhkan pengelolaan yang baik dan terstruktur.

Namun, tentu saja masih ada faktor-faktor yang menjadi hambatan dalam proses pembangunan ini. Di antaranya, pengelolaan potensi, manajemen, sarana prasarana, serta kualitas sumber daya manusia (SDM).

Selain itu, optimasi potensi ini membutuhkan payung atau wadah yang dapat mendatangkan kesejahteraan bagi warga sekitar, bukan sekadar menarik para wisatawan.

Iring turut berupaya mewujudkan misi tersebut, yakni dengan meluncurkan program dan jargon Desa Sewu Kembang. Program ini bertujuan untuk menarik wisatawan terhadap keberadaan Desa Nglurah dan segala potensinya.

Acara ini juga menggelar berbagai pertunjukan budaya, dari seni tari, seni teater, gamelan, serta wayang tradisional. Kegiatan ini juga merupakan program kerja pemerintah daerah sebagai bagian dari program pemulihan wisata pascapandemi.

Agar tetap bisa terus bertumbuh, tentu dibutuhkan kontribusi dan kerja sama dari segala pihak, baik pemerintah daerah dan warga desa sendiri.